MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN RODA DUA DALAM PERSPEKTIF KRIMINALISTIK (Studi di Reserse Kriminal Polrestabes Medan)

Authors

  • Bilerio Sianipar

Abstract

Bilerio Sianipar, Dr. Ismail Navianto S.H, M.H, Ardi Ferdian, S.H., M.Kn.

Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya bilzlittle@gmail.com

Abstrak

Kriminalistik adalah suatu teknik dan taktik bagi seorang petugas penyelidik/penyidik dalam rangka mengungkap suatu perkara agara menjadi jelas. Kriminalistik dapat terlaksana berkat bantuan berbagai disiplin ilmu seperti ilmu alam ilmu kimia, matematika, ilmu dokter kehakiman, balistik, forensik, daktiloskopi, fotografi, P3K, dan lain sebagainya. Telah disarankan bahwa ada tugas-tugas kriminalistik di tingkat berikut: strategis dan taktis; informatif teoritis dan pragmatis (diterapkan) Mengubah tugas kriminalitas tidak hanya disebabkan oleh transformasi kejahatan, tetapi juga oleh pengenalan mekanisme baru ke dalam praktik penegakan hukum, kebutuhan untuk menggunakan pengetahuan kriminalistik dalam berbagai proses yurisdiksi. Lembaga penegak hukum merupakan lembaga penegak keadilan dalam suatu masyarakat, lembaga di mana masyarakat memerlukan dan mencari suatu keadilan. Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) adalah salah satu lembaga penegak hukum yang bertanggung jawab langsung dibawah Presiden.Tugas pokok POLRI diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia antara lain memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Kata Kunci: Kriminalistik, Penyidikan, Kepolisian, Pencurian.

 

ABSTRACT

Criminalistics is a technique or tactic of an enquirer to reveal and settle a case. Criminalistics works appropriately when it co-exists along with other disciplines such as natural science, chemistry, mathematics, medical jurisprudence, ballistics, forensics, dactyloscopy, photography, first aid, and many more. Criminalistics also works with strategy and tactic, informative theory and pragmatics employed to transform criminal tasks caused not only by criminal transformation, but also by introduction of new mechanism into the practice of law enforcement, and the need to utilise criminalistics knowledge in all process of jurisdiction. Law enforcement is intended to enforce justice in societies. This is the body in which people search for justice. Indonesian National Police is the body of law enforcement directly responsible under president. The main tasks of Indonesian National Police, governed in Law Number 2 of 2002 concerning Indonesian National Police, involve maintaining the security and public order in societies, enforcing law, providing protection and services to people.

Keywords: criminalistics, enquiry, police, theft


Published

2020-07-09

Issue

Section

Articles