PENDEKATAN KEADILAN RESTORATIF DALAM PENANGANAN PERKARA TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL SIBER

Authors

  • Pricilla Amelinda Jacob

Abstract

Pricilla Amelinda Jacob, Lucky Endrawati, Faizin Sulistio

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Jalan MT. Haryono No.169 Malang

e-mail: cillajacob07@gmail.com

 

ABSTRAK

Kajian ini dilakukan untuk mengkaji pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan perkara tindak pidana pelecehan seksual siber yang berfokus pada perbaikan kerusakan akibat dari tindak pidana pelecehan seksual siber dimana korban, pelaku dan masyarakat memiliki peranan penting di dalam proses pemulihan kerusakan atau kerugian yang disebabkan oleh pelaku. Tujuan kajian ini menemukan formulasi kebijakan pendekatan keadilan restoratif yang tepat untuk digunakan dalam penanganan perkara tindak pidana pelecehan seksual siber. Kajian bersifat Yuridis Normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan perbandingan. Sedangkan analisis dilakukan dengan metode deskriptif analisis dengan teknik evaluative untuk menilai kebenaran dari norma hukum yang tertera dalam bahan hukum primer maupun sekunder terkait dengan keadilan restoratif dan tindak pidana pelecehan seksual siber sebagaimana tertera dalam peraturan-peraturan hukum pidana Indonesia. Hasil yang dapat disimpulkan dalam kajian ini adalah peraturan keadilan restoratif di Indonesia belum mengatur secara jelas terkait dengan klasifikasi tindak pidana yang dapat ditangani berdasarkan keadilan restoratif terutama dalam tindak pidana pelecehan seksual siber.  Sehingga membutuhkan perumusan kebijakan formulasi terkait dengan pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan perkara tindak pidana pelecehan seksual siber.

Kata kunci: keadilan restoratif, pelecehan seksual, siber

 

ABSTRACT

This study intends to study the restorative justice approach in dealing with the cases of cyber sexual harassment and is more focused on the recovery following the sexual harassment in which the victim, culprit, and the members of the public play an important role in the recovery process resulting from injuries or losses. Specifically, this study aims to find out the formulation of the policy regarding the restorative justice approach that fits the case handling in cyber sexual harassment with normative-juridical methods, statutory, conceptual, and comparative approaches. The data analysis was performed based on a descriptive method and evaluative technique to assess the truth of the norm of law outlined in primary and secondary data on restorative justice and criminal laws in Indonesia. The study reveals that restorative justice in Indonesia does not regulate the classification of criminal offenses handled according to restorative justice, especially in cyber sexual harassment cases. That is, this problem requires the formulation of the policy regarding the restorative justice approach to deal with these cases. 

Keywords: restorative justice, sexual harassment, cyber

Published

2022-05-17

Issue

Section

Articles