ANALISIS BATASAN PENGGUNAAN KARYA CIPTA PIHAK LAIN DALAM STORYTELLING PODCAST BERDASARKAN UNDANG - UNDANG NO. 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA DAN UNITED STATES COPYRIGHT ACT 1976

Authors

  • Lefina Namira Amalia

Abstract

Lefina Namira Amalia, Afifah Kusumadara, Moch. Zairul Alam.

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

e-mail: lefinanamira09@gmail.com

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai Batasan – Batasan penggunaan karya cipta milik pihak lain tanpa lisensi atau izin dari pemilik karya cipta berdasarkan Undang – Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta dan United States Copyright Act 1976. Untuk menambah tingkat kreativitas suatu konten Storytelling Podcast biasanya Podcaster menggunakan karya cipta milik pihak lain sebagai bahan dasar suatu konten Storytelling Podcast. Perbuatan menggunakan karya cipta milik pihak lain yang dilakukan podcaster berpotensi melanggar hak cipta jika penggunaan karya cipta milik pihak lain tersebut tanpa izin atau lisensi dari pemilik karya cipta . Namun, penggunaan karya cipta milik pihak lain tanpa izin atau lisensi dari pemilik karya cipta dapat dikatakan tidak melanggar hak cipta ketika podcaster memenuhi batasan-batasan diperbolehkannya penggunaan karya cipta milik pihak lain tanpa lisensi. Adapun jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian normatif Penelitian yuridis normatif yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini untuk memperoleh data mengenai bagaimana batasan-batasan diperbolehkannya penggunaan karya cipta milik pihak lain tanpa lisensi dari pemilik karya cipta berdasarkan Undang – Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta dan United States Copyright Act 1976, Metode pengambilan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan yaitu penjajakan terhadap bahan-bahan yang akan dikumpulkan, kemudian dilakukan identifikasi, klasifikasi, dan inventarisasi terhadap bahan-bahan hukum tersebut untuk memudahkan penggunaan bahan hukum dalam penelitian. Analisis data yang digunakan oleh penulis menggunakan metode аnаlisа interpretаsi, yаitu dengаn menggunakan metode yuridis dаlаm membаhаs suаtu persoаlаn hukum. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat diketahui bahwa Penggunaan karya cipta milik pihak lain tanpa lisensi dalam suatu konten storytelling podcast  tidak melanggar hak cipta jika memenuhi batasan-batasan penggunaan karya cipta milik pihak lain tanpa lisensi. Batasan-batasan diperbolehkannya penggunaan karya cipta pihak lain tanpa lisensi dalam suatu storytelling podcast ialah dengan memenuhi faktor-faktor doktrin fair use, menggunakan karya yang termasuk dalam karya public domain , dan menggunakan karya cipta milik pihak lain yang berlisensi creative commons.

Kata Kunci: Batasan, Penggunaan, Karya Cipta tanpa Lisensi

 

ABSTRACT

This research aims to delve into the scopes of the use of another person’s creation according to Law Number 28 of 2014 concerning Copyright and United States and United States Copyright Act 1976. To improve the content of storytelling, a podcaster usually uses the creation of another person’s ownership to add to the content of the storytelling podcast. This situation possibly leads to an infringement of copyright. However, taking someone else’s work without a license, to some extent, may not be deemed a violation as long as this condition does not go beyond what the scopes have allowed. This research employed normative juridical methods requiring several theories, concepts, and principles of law and legislation related to the scopes of using another person’s work without any license according to Law Number 28 of 2014 concerning Copyright and United States Copyright Act 1976. The research data were obtained from library research followed by identification, classification, and inventory of data to allow easy use of the legal materials. The research results reveal that using another person’s work without any license in storytelling podcasting does not infringe copyright as long as it does not go beyond the scopes set for another person’s work. These scopes to consider involve factors such as fair use doctrine, the work categorized as public domain, and the use of licensed work based on creative commons.

Keywords: scope, use, creation, without a license

Published

2022-04-04