HUBUNGAN HUKUM PARA PIHAK DALAM KEGIATAN JASA TITIP BELI

Authors

  • Putri Sandi Khusnul Rohmah

Abstract

Putri Sandi Khusnul Rohmah, Ratih Dheviana Puru Hitaningtyas, Syahrul Sajidin

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang

e-mail: putrisandi66@gmail.com

 

ABSTRAK

Penelitian dalam penulisan hukum ini secara objektif bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan hukum para pihak dalam kegiatan jasa titip beli dan menentukan apa saja hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh para pihak dalam kegiatan jasa titip beli. Kegiatan Jasa Titip sendiri merupakan fenomena yang marak terjadi di Indonesia saat ini.

Penelitian dalam penulisan hukum ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dimana peneliti menemukan prinsip-prinsip hukum dengan melalui pendekatan perundang-undangan (statue approach) guna memecahkan masalah yang sedang terjadi atau yang akan diteliti. Oleh karena itu, peneliti memilih untuk menggunakan teknik analisis penafsiran gramatikal dan argumentasi hukum dengan metode Argumentum per Analogiam atau yang biasa disebut dengan analogi. Hal ini bertujuan untuk melakukan penyempitan hukum dengan mengaitkan satu peristiwa dengan peristiwa yang lainnya. Adapun peristiwa yang dikaitkan dalam penelitian ini, yaitu kegiatan jasa titip beli dan perjanjian titip jual atau yang biasa disebut dengan konsinyasi.

Kata Kunci: Jasa Titip Beli, Penitip Beli, Penyedia Jasa Titip

 

ABSTRACT

This research is aimed to describe the legal connection between parties involved in Jasa Titip (entrusting with task of buying things for others) and to determine the responsibility and right the parties have to comply with in Jasa Titip that becomes a growing trend in Indonesia. With normative method and statutory approach, this research has found the principles of law to be observed.

The research data was analysed based on grammatical interpretation and argumentation of law based on the method of Argumentum per Analogiam or commonly known as analogy, which is aimed to narrow the law down by connecting one event to another. More obviously, this research relates the Jasa Titip with the agreement as consignment.

Keywords: Jasa Titip, buyer through entrusting, Jasa Titip service provider

Published

2021-06-21

Issue

Section

Articles