ANALISIS YURIDIS PENGGUNAAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DALAM PENEGAKKAN PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN PENDISTRIBUSIAN HAK ROYALTI MUSIK

Authors

  • I Made Gede Bagus Agastya Yudhapranata

Abstract

I Made Gede Bagus Agastya Yudhapranata, Afifah Kusumadara, M. Zairul Alam

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Jl. MT Haryono No 169 Malang

Email : bagus_agastya@yahoo.com

 

ABSTRAK

Penerapan teknologi blockchain dalam pendistribusian royalti merupakan upaya untuk meningkatkan perlindungan hak intelektual di Indonesia. Penggunaan teknologi ini disebut dapat memecahkan permasalahan yang dialami oleh LMKN selama ini dalam hal mengumpulkan royalti musik yang tersebar melalui internet. Pemilihan tema ini dikarenakan di Indonesia sendiri saat ini masih belum ada aturan khusus yang mengatur penggunaan blockchain sebagai penghimpun royalty musik.. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode yuridis normatif dengan menggunakan 3 (tiga) pendekatan yaitu Pendekatan Perundang-Undangan, Pendekatan Konseptual dan Pendekatan Perbandingan. Bahan kemudian akan diolah dengan menganalisis dan mengolah bahan hukum tertulis. Kemudian Hasil olahan bahan hukum akan diuraikan secara dekriptif-preskriptis yang merupakan teknik analisa kualitatif.  Kemudian menghasilkan jawaban bahwa penggunaan blockchain dalam menghimpun royalti memang efektif dan efesien. Dan pengunan blockchain juga menimbulkan akibat hukum yaitu hilangnya fungsi dari CMO dalam menghimpun dan mendistribusikan royalti.

 

Kata Kunci : Pendistribusian Royalti, LMKN, Blockchain, Perlindungan

 

ABSTRACT

The implementation of blockchain technology in the distribution of royalty in music is deemed a measure aimed to improve the protection of intellectual property in Indonesia. The utilization of this technology is seen to be able to resolve the problem in LMKN regarding the collection of royalty in music industry available on the Internet. This research topic departs from the issue highlighting the absence of specific regulation regarding the utilisation of blockchain to collect music loyalty. This research employed normative juridical method along with statutory, conceptual, and comparative approach. The data analysis result was elaborated in descriptive-prescriptive method as part of qualitative analysis. The research results indicate that the utilization of blockchain in this context is considered effective and efficient, but it sparks legal impact where the function of CMO is no longer working in the distribution and collection of the loyalty.

 

Keywords: royalty distribution, LMKN, Blockchain, protection

Published

2021-02-10

Issue

Section

Articles