PERTANGGUNGJAWABAN NEGARA TERHADAP ANAK YANG TURUT SERTA TERKAIT KEJAHATAN TERORISME LINTAS BATAS NEGERA DITINJAU BERDASARKAN HUKUM HAK ASASI MANUSIA INTERNASIONAL

Authors

  • Angga Catur Prabowo

Abstract

Angga Catur Prabowo, Ikaningtyas, Yasniar Rachmawati

Faculty of Law Universitas Brawijaya  Jl. MT. Haryono No. 169 Malang

Email: caturangga86@gmail.com

Abstract

This paper is aimed at raising human rights in children involved in an armed conflictsince the children involved are the victims of exploitation. Children are generallynot aware of what they are doing, as they are under control of others to do theiract or they are considered as manus ministra. This research employed normativejuridical method, statutory, and conceptual approaches to study and analyse theissue discussed. The research results indicate that the children concerned aretarget for exploitation from others. Thus, Indonesia holds the responsibility toprotect their rights according to current laws and regulations.

Keywords: state’s responsibility, state’s obligation, human rights, children, youngsoldiers, terrorism (ISIS).

 

Abstrak

Penulisan ini bertujuan untuk mengangkat hak asasi anak yang terlibatdalam konflik bersenjata. Anak yang terlibat dalam suatu konflik senjatamerupakan korban eksploitasi. Anak dianggap sebagai manus ministra yangtidak mengerti kesalahan dari tindakannya dikarenakan ada paksaan dariorang-orang di sekitarnya. Karya tulis ini menggunakan jenis penelitian yuridisnormatif yaitu dengan mengkaji dan menganalisis permasalahan yangdiangkat penulis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatanperundang-undangan (statute-approach) dan Pendekatan konseptul(conceptual approach). Kesimpulan dari penelitian ini adalah anak yangterlibat dalam kejahatan terorisme internasional merupakan korban eksploitasidari orang disekitarnya. Oleh karena itu, negara indonesia memiliki kewajibanuntuk melindungi hak asasi anak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kata Kunci: Tanggungjawab negara, Kewajiban Negara, Hak Asasi Manusia,Anak, tentara anak, kejahatan Terorisme (ISIS)

Published

2021-02-10

Issue

Section

Articles