ANALISIS PUTUSAN HAKIM Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.KPN BERDASARKAN SUDUT PANDANG RESTORATIVE JUSTICE

Authors

  • Aisyah Nur Prayekti

Abstract

Aisyah Nur Prayekti, Abdul Madjid, Fines FAtimah

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya
Jl. MT. Haryono No. 169 Malang
email : aisyahnur139@gmail.com

Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis terkait kesesuaian konsep restorative justice antara pertimbangan dan putusan hakim No. 1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Kpn dan juga kesesuaian terhadap ketentuan pemnberian divrsi mengacu pada pasal 7 UU SPPA .  Untuk menjawab tujuan tulisan tersebut, digunakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undang. Hasil penelitian tersebut menujuukan bahwa pertimbangan putusan hakim No. 1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.KPN telah sesuai dengan ketentuan diversi Pasal 7 ayat 2 UU SPPA tetapi hakim tidak menggunakan independensinya untuk menafsirkan frasa “paling lama†sebagai dasar untuk memandang bahwa anak dapat dijatuhi hukuman pidana penjara kurang dari 7 tahun. Jika hal tersebut dilakukan, maka diversi dapat diupayakan. Pertimbangan hakim dalam memutus perkara pidana dengan putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2020/PN/Kpn masih belum selaras dengan konsep restorative justice.

Kata kunci: Diversi, Restorative Jurtice, Peradilan Pidana Anak

Abstract
This paper aims to analyze the appropriateness of restorative justice concept between the considerations and judge's decision No.1/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Kpn and also conformity to the provisions of diversion granted referring to Article 7 of Law on Criminal Justice System of Children (UU SPPA). In order to answer the aim of this paper, normative legal research is used with statutory approach. The results of this study indicate that the consideration of judge's decision No. 1 / Pid.Sus-Anak / 2020 / PN.KPN has complied with the provision of diversion on Article 7 paragraph 2 of UU SPPA, but the judge did not use his independency to interpret the phrase “the longest†as a basis for seeing that a child could be sentenced to less than 7 years imprisonment. If this is implemented, then diversion can be attempted. Judge’s considerations in deciding criminal cases with Decision No. 1 /Pid.Sus-Anak/2020/PN/Kpn are still not in line with the concept of restorative justice.

Keywords: Diversion, Restorative Justice, Juvenile Criminal Court.

Published

2021-02-04

Issue

Section

Articles