KEABSAHAN SOCIAL MEDIA EXPOSURE SEBAGAI OBJEK PERJANJIAN TIMBAL BALIK DALAM PRAKTIK INFLUENCER MARKETING DI MEDIA SOSIAL

Authors

  • Fransisca Regina

Abstract

Fransisca Regina, Moch. Zairul Alam, Ranitya Ganindha.

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Jl. MT. Haryono No. 169 Malang

e-mail :

 

ABSTRAK

Social Media Exposure adalah fenomena baru dalam praktik influencer marketing di media sosial. Influencer marketing dinilai sebagai tren baru dalam menjembatani kebutuhan antara perusahaan dengan konsumen dengan memanfaatkan peran influencer. Dalam praktiknya, social media exposure dijadikan sebagai objek perjanjian timbal balik antara pihak perusahaan dan pihak influencer. Melalui perjanjian ini, perusahaan memanfaatkan pengaruh dan kredibilitas yang dimiliki seorang influencer dalam meningkatkan brand awareness dan lead generation dari produk yang dipasarkan olehnya sedangkan influencer akan dinilai secara ekonomis melalui konten yang diciptakan dan diunggahnya melalui platform media sosial pribadinya. Namun pada kenyataannya, dalam beberapa kasus, tuntutan dan hambatan terjadi karena ketidakoptimalan dan perbedaan penafsiran yang timbul terhadap perhitungan nilai ekonomis dari social media exposure sebagai objek perjanjian karena tidak adanya pengaturan hukum yang mewadahi eksistensinya.

 

Kata Kunci : Keabsahan, Social Media Exposure, Perjanjian Timbal Balik, Influencer Marketing

 

ABSTRACT

Social media exposure is regarded as a rising phenomenon in influencer marketing practice on social media. This is seen as a new trend serving as a bridge connecting companies and consumers where involvement of influencers is necessary. Social media exposure is put as an object of reciprocal agreement between companies and influencers. Through this agreement, companies aim to benefit from the influence and credibility of an influencer to help stimulate brand awareness and lead generation of the products marketed while the influencer will be assessed based on the content created and posted on his/her social media platform. However, issues over calculating economic values of the social media exposure as the object of the agreement have arisen since there is no specific law governing its existence.

 

Keywords: validity, social media exposure, reciprocal agreement, influencer marketing

Published

2020-09-08

Issue

Section

Articles