PENYELESAIAN KREDIT MACET MENGGUNAKAN PERABOT RUMAH TANGGA SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA DI PERSEROAN TERBATAS BANK PERKREDITAN RAKYAT ASWAJA PONOROGO

Authors

  • Ufaira Amiratul Ula

Abstract

Ufaira Amiratul Ula, Amelia Sri Kusuma Dewi., S.H., M.Kn;

Shanti Riskawati., S.H., M.Kn

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jalan MT. Haryono No. 169, Malang

Email : ufairaratu74@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini membahas mengenai penyelesaian kredit macet yang menggunakan objek pera’bot rumah tangga sebagai jaminan fidusia sesuai dengan perjanjian kredit yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Hasil penelitian ini adalah, yaitu dengan cara penagihan secara rutin tiap bulannya, dengan upaya non litigasi dengan musyawarah, memberikan surat peringatan apabila sudah memasuki kategori kredit macet, melakukan restrukturisasi kredit. Mengenai tata cara ketentuan Pasal 29 Ayat (1) Undang-Undang Jaminan Fidusia tidak dapat dilaksanakan. Akibatnya, kreditur menjadi kreditur konkuren dan jaminan perabot rumah tangga tersebut menjadi jaminan umum sesuai Pasal 1131 KUHPerdata dan Pasal 1132 KUHPerdata terhadap segala perikatan yang dilakukan oleh debitur. Maka dalam penyelesaian kredit macet melakukan berbagai cara agar debitur dapat mengembalikan sejumlah hutang. Jenis penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung, menggunakan purposive sampling sebagai teknik dalam pengambilan sampel dan menggunakan teknik analisa data berupa deskriptif kualitatif.

Kata Kunci: Penyelesaian, Kredit Macet

 

Abstract

This research discusses the resolution of bad credit by means of household furniture set as fiduciary guarantee according to a credit contract agreed upon by two parties concerned. The research result reveals that the debt is regularly collected every month through non-litigation measures that involve discussion, issuance of warning letter when it comes to the category of bad credit, credit restructuring, and seizure of household furniture to cover the debt. However, there is irrelevance in the availability of fiduciary guarantee since it does not emerge without a cause. The fiduciary guarantee has to be first registered. When this is the case, the provision of Article 29 Paragraph (1) of Law concerning Fiduciary Guarantee in a credit contract cannot be performed. Moreover, the creditor is considered concurrent and the furniture put in a guarantee is regarded as a general collateral as intended in Article 1131 of Civil Code and Article 1132 of Civil Code regarding all the agreement performed by the debtor. This research employed empirical juridical method and socio-juridical approach, in which all the samples were collected and were further analysed by means of qualitative-descriptive technique.

Keywords: resolution, bad credit

Published

2020-08-04

Issue

Section

Articles